Pada jurnal yang
ditulis oleh Sudir, B. Nuryanto, dan Triny S. Kadir dengan judul
“Epidemiologi, Patotipe, dan Strategi Pengendalian Penyakit Hawar Daun Bakteri
pada Tanaman Padi” menjelaskan bahwa hawar daun bakteri merupakan salah satu
penyakit tanaman padi yang sangat penting di negara-negara penghasil padi di
dunia, termasuk di Indonesia (Ou 1985, dalam Sudir, 2012). Penyakit ini
disebabkan oleh bakteri Xanthomonas
oryzae pv. oryzae, yang dapat menginfeksi tanaman padi pada semua fase
pertumbuhan, mulai dari pesemaian sampai menjelang panen. Penyebab penyakit
menginfeksi tanaman padi pada bagian daun dengan cara melalui luka daun atau
melalui lubang alami berupa stomata dan merusak klorofil daun, sehingga
menurunkan kemampuan tanaman untuk berfotosintesis. Apabila hal ini terjadi pada
fase generatif maka proses pengisian gabah kurang sempurna. Penyakit ini
disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae, yang dapat menginfeksi
tanaman padi pada semua fase pertumbuhan, mulai dari pesemaian sampai menjelang
panen. Penyebab penyakit menginfeksi tanaman padi pada bagian daun dengan cara
melalui luka daun atau melalui lubang alami berupa stomata dan merusak klorofil
daun, sehingga menurunkan kemampuan tanaman untuk berfotosintesis. Apabila hal
ini terjadi pada fase generatif maka proses pengisian gabah kurang sempurna.
